Rp. 3,750,000
Rp. 0
Daftar
Bimbingan Teknis Nasional

OPTIMALISASI E - PURCHASING
E - kATALOG VERSI 6

Negosiasi, Mini-Kompetisi dan Competitive Catalogue dengan Penguatan E - Audit

2 Hari Pelatihan
28 - 29 April 2026
08:00 – 17:00 WIB

Latar Belakang

Transformasi sistem pengadaan barang/jasa pemerintah terus mengalami perkembangan signifikan seiring dengan penguatan regulasi dan digitalisasi proses bisnis pengadaan. Salah satu instrumen utama dalam transformasi tersebut adalah pelaksanaan E-Purchasing melalui Katalog Elektronik yang kini hadir dalam E-Katalog Versi 6.

E-Katalog Versi 6 bukan sekadar pembaruan tampilan sistem, tetapi merupakan perubahan paradigma dalam tata kelola pengadaan melalui mekanisme elektronik. Jika pada fase awal E-Purchasing lebih identik dengan pembelian langsung atas produk yang telah tayang, maka pada perkembangan terbaru terjadi penguatan metode kompetisi di dalam ruang katalog melalui:

  • Negosiasi Harga
  • Mini-Kompetisi
  • Competitive Catalogue

Perubahan ini didorong oleh dinamika regulasi, termasuk penguatan tata kelola dalam Peraturan Presiden terbaru tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta kebijakan teknis LKPP yang memperjelas tata cara pelaksanaan mini-kompetisi dan mekanisme evaluasi dalam katalog elektronik.

Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai tantangan:

  • Ketidaktepatan pemilihan metode E-Purchasing.
  • Minimnya pemahaman perbedaan karakteristik Negosiasi Harga dan Mini-Kompetisi.
  • Keraguan dalam penyusunan dokumen mini-kompetisi.
  • Risiko pola transaksi yang berpotensi menjadi temuan audit.
  • Persepsi keliru bahwa transaksi melalui katalog elektronik pasti aman dari pengawasan.

Di sisi lain, penguatan sistem pengawasan digital melalui fitur e-Audit Katalog Elektronik menunjukkan bahwa setiap transaksi E-Purchasing kini dapat dimonitor dan dianalisis melalui dashboard pengawasan yang dapat diakses oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Hal ini menjadi indikator bahwa sistem elektronik bukan hanya instrumen percepatan, tetapi juga instrumen transparansi dan pengendalian.

Foto Event

Empat pola anomali transaksi yang menjadi perhatian dalam pengawasan digital, seperti:

  • Pola pembelian berulang pada vendor yang sama,
  • Fluktuasi harga yang tidak wajar,
  • Kecepatan transaksi yang tidak rasional,
  • Penyelesaian transaksi dalam waktu sangat singkat,

menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran (awareness) para pelaksana pengadaan terhadap aspek integritas dan kehati-hatian dalam bertransaksi melalui katalog elektronik.

Oleh karena itu, diperlukan kegiatan Bimbingan Teknis Nasional yang tidak hanya membahas aspek teknis pelaksanaan E-Purchasing, tetapi juga memberikan penguatan strategi, mitigasi risiko, serta awareness terhadap pengawasan digital melalui e-Audit Katalog Elektronik.
Kegiatan ini dirancang sebagai program komprehensif yang memadukan:

  • Pemahaman regulatif,
  • Pendalaman teknis sistem E-Katalog Versi 6,
  • Strategi pemilihan metode yang tepat,
  • Simulasi praktis,
  • dan Penguatan budaya audit-aware dalam pengadaan elektronik.

Dengan demikian, pelaksanaan E-Purchasing tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga akuntabel, kompetitif, dan siap diaudit.

DASAR HUKUM

Pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan pada:

  • Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, beserta perubahannya, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021
  • Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Ketentuan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
  • Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
  • Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital di Bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
  • Peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2021
  • Keputusan Kepala LKPP Nomor 177 Tahun 2024
  • Keputusan Kepala LKPP Nomor 93 Tahun 2025

MAKSUD DAN TUJUAN

  1. Maksud
  2. Memberikan pemahaman komprehensif dan aplikatif kepada para pelaku pengadaan dalam melaksanakan E-Purchasing melalui E-Katalog Versi 6 secara kompetitif, akuntabel, dan audit-aware.

  3. Tujuan
  4. Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami transformasi sistem E-Katalog Versi 6.
  • Membedakan karakteristik Negosiasi Harga, Mini-Kompetisi, dan Competitive Catalogue.
  • Menentukan metode E-Purchasing yang tepat sesuai kebutuhan.
  • Menyusun dokumen dan berita acara secara benar.
  • Melakukan evaluasi penawaran dalam ruang katalog.
  • Mengidentifikasi potensi red flag transaksi.
  • Menerapkan prinsip kehati-hatian dalam transaksi elektronik.
  • Memahami pengawasan digital melalui e-Audit sebagai instrumen kontrol.

SASARAN PESERTA

Foto Event

Kegiatan Bimbingan Teknis Nasional ini ditujukan kepada para pelaku dan pemangku kepentingan pengadaan barang/jasa pemerintah, baik pada tingkat Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, maupun BUMD, yaitu:

  • Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
  • Pejabat Pengadaan
  • Kelompok Kerja Pemilihan (Pokja)
  • Pengelola Pengadaan Barang/Jasa
  • PA/KPA
  • Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP)
  • Inspektorat Daerah
  • Pengelola Katalog Elektronik Lokal/Sektoral
  • Unit Kepatuhan/SPI

Dengan cakupan peserta tersebut, kegiatan ini tidak hanya memperkuat aspek teknis pelaksanaan E-Purchasing, tetapi juga memperluas pemahaman lintas fungsi terkait integritas dan pengawasan digital dalam transaksi katalog elektronik.

MANFAAT DAN OUTPUT KEGIATAN

Manfaat Bagi Peserta

Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta akan memperoleh:

  • Pemahaman komprehensif tentang transformasi E-Katalog Versi 6
  • Kemampuan memilih metode E-Purchasing yang tepat
  • Keterampilan menyusun dokumen Negosiasi dan Mini-Kompetisi
  • Strategi menghindari red flag transaksi
  • Pemahaman pola anomali dalam pengawasan e-Audit
  • Kesadaran pentingnya dokumentasi defensif
  • Peningkatan kepercayaan diri dalam menghadapi audit

STRUKTUR MATERI KEGIATAN

Materi disusun secara sistematis dan bertahap agar peserta memahami konsep sebelum masuk ke praktik.

Session 1

Transformasi E-Katalog Versi 6

Materi

  • Perkembangan kebijakan E-Purchasing
  • Perubahan arsitektur sistem Versi 6
  • Perbedaan Versi 5 dan Versi 6
  • Perubahan pola kompetisi dalam katalog
  • Tantangan implementasi di daerah

Tujuan

Memberikan pemahaman makro sebelum masuk ke metode teknis.


Session 2

Regulasi Pelaksanaan E-Purchasing

Materi

  • Dasar hukum E-Purchasing
  • Konstruksi regulatif Katalog Elektronik
  • Hubungan Perpres, Peraturan LKPP, dan Kepka
  • Ruang lingkup kewenangan PPK

Tujuan

Memastikan peserta memahami landasan hukum setiap tindakan.


Session 3

Strategi Negosiasi Harga dalam E-Katalog

Materi

  • Kapan menggunakan Negosiasi Harga
  • Teknik negosiasi berbasis data
  • Analisa kewajaran harga
  • Risiko negosiasi formalitas
  • Penyusunan BA Negosiasi

Praktik

Simulasi negosiasi dan penyusunan BA.


Session 4

Mini-Kompetisi dalam E-Katalog

Materi

  • Filosofi Mini-Kompetisi
  • Tahapan pelaksanaan
  • Penyusunan dokumen permintaan penawaran
  • Evaluasi teknis dan harga
  • Penetapan pemenang

Praktik

Simulasi mini-kompetisi sederhana.



Session 5

Competitive
Catalogue

Materi

  • Konsep Competitive Catalogue
  • Perbedaannya dengan Mini-Kompetisi
  • Strategi evaluasi kompetitif
  • Analisa risiko

Diskusi kasus

Kapan lebih tepat menggunakan metode ini?


Session 6

Strategi Dokumentasi & Mitigasi Risiko

Materi

  • Dokumentasi defensif
  • Justifikasi pemilihan metode
  • Analisa vendor dominance
  • Pola transaksi berulang


Session 7

Awareness Pengawasan Digital (e-Audit Katalog Elektronik)

Materi

  • Filosofi e-Audit
  • Empat anomali transaksi
  • Pola red flag dalam E-Katalog
  • Peran APIP dan Dashboard

Diskusi

Studi kasus identifikasi red flag.


Session 8

Praktik Audit-Aware dalam E-Purchasing

Materi

  • Pertanyaan umum auditor
  • Dokumen minimum yang harus tersedia
  • Checklist aman bertransaksi
  • Prinsip kehati-hatian digital

Latihan

Peserta menyusun checklist transaksi aman.


METODOLOGI PEMBELAJARAN

Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan:

  • Lecture (ceramah interaktif)
  • Diskusi kelompok
  • Studi kasus
  • Simulasi praktik
  • Sharing pengalaman
  • Refleksi audit-awareness

Pendekatan ini memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan secara nyata.

Waktu Pelaksanaan

2
Hari
Pelatihan

28 - 29
April
2026

08:00
-
17:00 WIB

Biaya & Fasilitas


Tanpa
Penginapan

Rp 3.750.000

    Fasilitas Akademik

  • Modul pelatihan lengkap
  • Materi presentasi (softcopy)
  • Template dokumen editable
  • Studi kasus latihan
  • Checklist audit-awareness
  • Format risk register E-Katalog
  • Fasilitas Administratif

  • Sertifikat Nasional
  • ATK (untuk offline)
  • Blocknote & toolkit pelatihan
  • Dokumentasi kegiatan
  • Fasilitas Pendukung

  • Coffee break 2 kali per hari
  • Makan siang
  • Twin Share/Single
  • Ruang pelatihan representatif

Dengan
Penginapan

Rp 5.250.000

    Fasilitas Akademik

  • Modul pelatihan lengkap
  • Materi presentasi (softcopy)
  • Template dokumen editable
  • Studi kasus latihan
  • Checklist audit-awareness
  • Format risk register E-Katalog
  • Fasilitas Administratif

  • Sertifikat Nasional
  • ATK (untuk offline)
  • Blocknote & toolkit pelatihan
  • Dokumentasi kegiatan
  • Fasilitas Pendukung

  • Coffee break 2 kali per hari
  • Makan siang
  • Penginapan Single
  • Ruang pelatihan representatif

Dengan
Penginapan

Rp 4.500.000

    Fasilitas Akademik

  • Modul pelatihan lengkap
  • Materi presentasi (softcopy)
  • Template dokumen editable
  • Studi kasus latihan
  • Checklist audit-awareness
  • Format risk register E-Katalog
  • Fasilitas Administratif

  • Sertifikat Nasional
  • ATK (untuk offline)
  • Blocknote & toolkit pelatihan
  • Dokumentasi kegiatan
  • Fasilitas Pendukung

  • Coffee break 2 kali per hari
  • Makan siang
  • Twin Share (1 Kamar, 2 orang)
  • Ruang pelatihan representatif

Tempat


The Tavia Heritage Hotel Jl.Letjen Suprapto No.1 Kota Jakarta
Silahkan Hub Kami, jika Memerlukan bantuan Registrasi atau Pembayaran

Daftarkan Diri Anda Sekarang

Harga Promo
Rp. 3.750.000,-
Pilih Biaya Pelatihan
Email
Nama Lengkap Serta Gelar
Nomor Induk Kependudukan


Tempat Lahir
Tanggal Lahir
No.Handphone
Instansi
Unit Organisasi


Alamat


Pilih keikut sertaan


Nama Bank
Nomor Rekening
Atas Nama

Penyelenggara Kegiatan

Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN), adalah lembaga Pendidikan dan Pelatihan, dan telah berkiprah sejak 2005, saat ini LPKN telah tersertifikasi ISO manajemen mutu ISO 90001 2015 serta ISO Pendidikan 21001 2018, tahun 2020 dan 2021 juga mendapatkan 2 rekor MURI, sebagai penyelenggaran pelatihan terbanyak se Indonesia. LPKN telah Terakreditasi A Oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) – RI dan telah dipercaya oleh puluhan ribu Instansi Pemerintah serta BUMN, dan juga telah menghasilkan alumni lebih dari 3.000.000 orang, yang tersebar di seluruh Indonesia, berbagai materi Pelatihan termasuk Pelatihan Kompetensi dari BNSP, Kemenaker, LKPP, dan berbagai pelatihan kompetensi lainnya. Dengan komitmen yang kuat, menjadikan LPKN sebagai Lembaga Pendidikan terpercaya dan terus berupaya menghasilkan alumni yang berkualitas dan kompeten, serta mengkedepankan kualitas pelayanan dalam setiap penyelenggaraan pelatihan.

Kunjungi Juga Website www.LPKN.id
Elsyn : 08111161320
Tari : 08111102991
Wa Center : 08111326000

Pengunjung Online : 1

Pengunjung Hari ini : 2

Total Pengunjung : 494