Untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas Mengelola kinerja perusahaan secara efektif merupakan salah satu kiat kunci untuk meningkatkan bisnis ke arah yang lebih maju . Dalam konteks inilah, pengembangan Balanced scorecard & key performance indicator (KPI) yang sistematis makin dirasa sebagai sebuah kebutuhan yang nyaris tak terelakkan. KPI sendiri merupakan serangkaian indicator kinerja kunci dari implementasi strategi bisnis yang bersifat terukur, dan memberikan informasi kepada kita sejauh mana kita berhasil mencapai strategi tersebut. Namun, menurut majalah Fortune “hanya kurang dari 10% strategi bisnis berhasil diimplementasikan secara efektif. Hal ini bukan disebabkan karena bad strategy, tetapi terutama karena bad execution. Maka KPI sangat dibutuhkan untuk mendrive kinerja agar lahir strategy inisiatif atau terobosan bukan hanya mengerjakan pekerjaan rutin. Kpi ibarat kendaraan seperti sebuah dashboard, Kpi untuk mengukur kinerja organisasi, harus bersipat terukur karena jika kita tidak dapat mengukur suatu kinerja maka kita tidak dapat mengetahuinya, jika kita tidak dapat mengetahuinya maka tidak dapat memanajemininya, apabila kita tidak dapat memanajemeninya maka kita tidak dapat meningkatkannya.
Pada prinsipnya, Balanced Scorecard adalah konsep yang merupakan penerjemahan strategi dan tujuan yang ingin dicapai perusahaan dalam jangka panjang, yang kemudian diukur dan dimonitor secara berkelanjutan. Balanced Scorecard telah menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan, dengan mengkombinasikan pengukuran-pengukuran tradisional yang menggunakan parameter finansial dengan pengukuran-pengukuran yang bersifat non-finansial secara seimbang, dengan menggunakan empat perspektif, yaitu : perspektif finansial, pelanggan, proses bisnis internal, dan sumber daya manusia (SDM).
Fokus dari balanced scorecard adalah untuk meningkatkan proses manajemen dalam klarifikasi dan translasi dari visi dan strategi. Selain itu juga untuk komunikasi dan hubungan tujuan dan ukuran strategi, rencana set target dan aliansi inisiatif strategi, serta untuk mencapai dan mempelajari strategi feedback.
Dalam pelatihan ini akan dipelajari bagaimana menyusun Kep Performance Inidicator berbasis balance scorecard tingkat perusahaan, tingkat departmen, dan tingkatan individual. Yang tidak kalah pentingnya adalah menyusun rencana strategis untuk mencapai KPI serta review dan monitoring hasil pencapaian KPI. Dipelukan kerja sama lintas departmen untuk mencapai Kpi agar dalam menterjemahkan sasaran kinerja dari top menajemen level departemen level sampai individual level direncanakan bersama agar bergerak pada arah yang sama untuk mencapai sasaran perusahaan.
Setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan mampu untuk
Tujuan akhir dari KPI bukan untuk sekedar menambah pengetahuan dan ketrampilan tetapi untuk diterapkan hingga mendapatkan kontribusi manfaat yang nyata bagi perbaikan usaha seperti kualitas yang meningkat, peningkatan produktifitas melalui training Setting Performance Objectives and KPI serta menentukan ide strategi inisiatif terpilih dengan Metode decision making matric
Pelatihan dan konsultansi ini akan dibawakan dengan metode :
30 Menit
1. Membangun Fokus Organisasi
60 Menit
2. Penyusunan KPI perusahaan KPI Deploymen
60 Menit
3. Penyusunan Key Performance Indicators (Department KPI)
30 Menit
1. Penetapan Performace Indicator Kinerja Individual
60 Menit
2. Penyusunan rencana kinerja Individual
60 Menit
6. Simulasi perhitungan KPI
6.1 Coaching for KPI Implementation
30 Menit
Membangun strategy inisiatif dengan decision matric
60 Menit
KPI Review & Monitoring Aktifitas performance review KPI Review & Action Data tabel monitoring KPI
60 Menit
Penetapan stretegy KPI
SURACHMAN. ST.,MT merupakan Profesional Consultant yang memfokuskan diri pada bidang, Strategy Organisasi. Balanced scorecard KPI, Cost Reduction Strategy, Quality & Productivity yang telah membantu banyak perusahaan berskala nasional dan multinasional. Surachman berpengalaman dalam implementasi program peningkatan produktivitas, Risk management, Quality improvement &people development, efisiensi dan cost reduction, operation management. Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai certified AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Yokohama Kenshu center Japan. pada bidang Quality Improvement Surachman memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Sebagai Deputy General Manager, Serta lebih dari 12 tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan.
Maaf pendaftaran telah ditutup, Silahkan kunjungi LPKN.ID untuk event lainnya
Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) merupakan lembaga Diklat resmi yang berdiri sejak tahun 2005, dan telah Terakreditasi A Oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) – RI, untuk kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Pengadaan dan Sertifikasi Barang/ Jasa pemerintah. Saat ini telah memiliki Alumni sebanyak 1.300.580 orang, yang tersebar di seluruh Indonesia, LPKN juga telah medapatkan 2 Rekor MURI, dalam penyelenggaraan Webinar dengan jumlah Peserta lebih dari 100.000 orang.
Kunjungi Juga Website www.LPKN.id
Marliana : 0
Pengunjung Online : 1
Pengunjung Hari ini : 1
Total Pengunjung : 2,653