Budaya Organisasi perlu dipahami dan dinilai agar bisa bermanfaat bagi perkembangan organisasi, kelompok, dan individu dalam organisasi. Budaya Organisasi merupakan nilai-nilai, cara pandang, dan sikap yang dicerminkan dari perilaku semua anggota organisasi dari level pimpinan sampai bawahan. Budaya Organisasi mempengaruhi orang lain dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaannya. Pemimpin yang baik harus mampu memahami dan menilai Budaya Organisasinya. Budaya Organisasi perlu dipahami dan dinilai untuk dapat memahami apa yang saat ini terjadi dan apa yang diharapkan, kemudian dapat disusun strategi pengembangan organisasi yang sesuai dengan lingkungannya.
SKKNI Nomor 234/2020 tentang Soft Skills menjelaskan beberapa Unit Kompetensi yang perlu dikuasai. Soft skills berkaitan erat dengan pengalaman dan kepribadian seseorang yang tidak dapat diubah begitu saja. Untuk membentuk soft skills yang berkualitas diperlukan proses pengkondisian dan berkesinambungan untuk mengasah dan menerapkannya sehingga mencapai tujuan yang diinginkan.
Salah satu langkah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan adalah dengan mengikuti pelatihan yang diperlukan sesuai dengan tujuan pelatihan yang digariskan. Dengan mengikuti pelatihan ini maka akan mendorong para individu, kelompok, dan pimpinan organisasi untuk peningkatan kapasitas diri yang mengedepankan sisi profesionalitas dan mampu bersaing.
“Organizational Culture Assessment” (Asesmen Budaya Organisasi Saat ini dan Masa Depan untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi) ini berisi 5 materi pengetahuan dan keterampilan yang menarik dan dilengkapi dengan praktek virtual serta asesmen untuk memahami dan menilai Budaya Organisasi saat ini dan masa depan. Materi pelatihan adalah sebagai berikut:
Ada 3 hal penting yang perlu diketahui yaitu pengertian budaya, pengertian organisasi, dan pengertian budaya organisasi. Organisasi memiliki budaya dan organisasi merupakan hasil kebudayaan. Apabila telah dipahami dengan baik maka akan menghasilkan pemahaman Budaya Organisasi yang dapat meningkatkan kinerja.
Elemen budaya organisasi layaknya sebuah bawang, kulit luarnya mudah mengelupas yang disebut elemen behavioral, sedangkan isinya tidak mudah berubah yang disebut elemen idealistik. budaya organisasi bukan saja terletak pada nilai-nilai organisasi tetapi pada asumsi dasarnya yaitu taken for granted dan unconscious.
Fungsi Budaya Organisasi dapat menjadi perekat kohesivitas, penyemangat bagi para anggota organisasi, dan menjadi pendorong terhadap kemajuan organisasi. Organisasi yang berhasil bukan sekedar mempunyai budaya yang kuat tetapi budaya yang kuat tersebut harus cocok dengan lingkungannya.
Peran para pendiri/pimpinan dalam proses pembentukan budaya organisasi sangat besar. Para pendiri/pimpinan menjadi panutan bagi para anggota organisasi dalam cara pandang, cara menyelesaikan masalah, dan cara bertindak. Ketika terinternalisasi dan tersistematisasi serta dijiwai bersama maka kemudian terbentuklah budaya organisasi
Diperlukan penilaian untuk menentukan profil budaya organisasi saat ini vs yang diharapkan dengan Asesmen Budaya Organisasi. Penilaian terhadap eksistensi budaya dalam sebuah organisasi hendaknya selalu dilakukan agar budaya tersebut match dengan strategi dan kebutuhan lingkungan di masa datang.
Hari 1
Materi
Metode
Ceramah, Diskusi, Praktek Virtual, Asesmen
Hari 2
Materi
Metode
Ceramah, Diskusi, Praktek Virtual, Asesmen
Hari 3
Materi
Metode
Ceramah, Diskusi, Praktek Virtual, Asesmen
Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta mampu meningkatkan kapasitas diri dan kapasitas organisasi dengan cara memahami dan menilai Budaya Organisasi sehingga dapat mencocokannya dengan lingkungan serta meningkatkan kinerja organisasi.
Para praktisi seperti Supervisor dan Manajer dalam organisasi swasta/publik serta para peserta lain yang berminat memahami dan melakukan Asesmen Budaya Organisasi.
3
Sesi
Kelas Online
07 - 09
Juni
2022
13:00
-
15:00 WIB
Maaf pendaftaran telah ditutup, Silahkan kunjungi LPKN.ID untuk event lainnya
Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) merupakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan resmi yang berdiri sejak tahun 2005, telah memiliki sistem manajemen mutu ISO 9001: 2015 dan Sistem Manajemen Mutu Pendidikan 21001:2018, serta telah Terakreditasi A Oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) – RI, untuk kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Pengadaan dan Sertifikasi Barang/ Jasa pemerintah. Telah berhasil melatih Alumni sebanyak lebih dari 3.000.000 orang, yang tersebar di seluruh Indonesia, LPKN juga telah medapatkan 2 Rekor MURI, pada tahun 2020 dan 2021 dalam penyelenggaraan Webinar dengan jumlah Peserta terbanyak lebih dari 100.000 orang
Kunjungi Juga Website www.LPKN.id
Sofy : 081318886103
Pengunjung Online : 1
Pengunjung Hari ini : 1
Total Pengunjung : 2,534