Rp. 495,000
Daftar

Kelas Online

TOTAL PRODUCTIVITY
MAINTENANCE (TPM)

4 Sesi Pertemuan
18 - 21 Oktober 2022
18:30 – 21:00 WIB

Latar Belakang

Saat ini dunia Industri menghadapi persaingan global yang semakin tajam tuntutan untuk melakukan penekanan biaya produksi dan persyaratan kualitas mengarah system Preventive Maintenance. Tujuan melaksanakan Total productivity Maintenance untuk menghindari terjadinya mesin produksi berhenti beroperasi tanpa direncanakan atau rusak mendadak, tentunya akan berdampak kepada kerugian yang sangat besar. Dampak langsung dan dampak tidak langsung yang akan menggerogoti profit perusahaan. Dengan pelaksanaan program Preventive Maintenance mempertahankan investasi peralatan yang ada untuk dapat digunakan secara optimal, delivery yang cepat dapat terpenuhi mengarah ke Just In Time, penerapan perawatan preventive, predictive, corrective sangat ditentukan oleh peran serta seluruh karyawan, merupakan solusi untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Preventive Maintenance merupakan pemeliharaan yang dilakukan secara terjadwal, umumnya secara periodik, dimana sejumlah petugas pemeliharaan seperti inspeksi, perbaikan, penggantian, pembersihan, pelumasan dan penyesuaian dilaksanakan. kegiatan perawatan dan pencegahan yang dilakukan untuk mencegah timbulnya kerusakan mesin. Mesin akan mengalami nilai depresiasi (penurunan) apabila dipakai terus menerus.

Oleh karena itu, dibutuhkannya inspeksi dan servis secara rutin maupun periodik. Dengan kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan untuk mencegah timbulnya kerusakan- kerusakan yang tidak terduga dan menemukan kondisi atau keadaan yang dapat menyebabkan fasilitas produksi mengalami kerusakan pada waktu proses produksi. Jadi, semua fasilitas produksi yang mendapatkan perawatan (preventive maintenance) akan terjamin kontinuitas kerjanya dan selalu diusahakan dalam kondisi atau keadaan yang siap dipergunakan untuk setiap operasi atau proses produksi setiap saat.

SASARAN PROGRAM

Training Implementasi TPM bukan sekedar teori tetapi dikembangkan dari best practices dan menjadi proven method yang dapat diterapkan, merupakan suatu sistem perawatan mesin yang melibatkan seluruh bagian dan anggota organisasi sehingga tercapainya Zero Breakdown, Zero defect dan zero accident dengan demikian memaksimalkan efektifitas penggunaan mesin, tercapainya Overall equipment effectiveness (OEE). hingga mendapatkan kontribusi manfaat yang nyata bagi perbaikan usaha seperti kualitas yang meningkat, peningkatan produktivitas, kapasitas yang meningkat lingkungan kerja yang lebih bersih dan aman sehingga laba perusahaan meningkat.

Manfaat Preventive Maintenance

  • Memperkecil overhaul ( turun mesin ).
  • Mengurangi kemungkinan reparasi berskala besar.
  • Mengurangi biaya kerusakan / pergantian mesin.
  • Memperkecil kemungkinan produk-produk yang rusak.
  • Meminimalkan persediaan suku cadang.
  • Memperkecil hilangnya gaji – gaji tambahan akibat penurunan mesin (overhaul).
  • Menurunkan harga satuan dari produk pabrik.

Preventive Maintenance Dalam Perusahaan

  • Routine maintenance. Kegiatan perawatan yang dilakukan secara rutin. Contohnya, yaitu pembersihan fasilitas atau peralatan, pelumasan (lubrication) atau pengecekan oli, pengecekan isi bahan bakarnya dan apakah termasuk dalam pemanasan (warming up) dari mesin-mesin selama beberapa menit sebelum dipakai beroperasi sepanjang hari.
  • Periodic maintenance. Kegiatan perawatan yang dilakukan secara periodic atau dalam jangka waktu tertentu.

GARIS BESAR PROGRAM

  • Total Productive Maintenance (TPM)
  • Berbagai Jenis Perawatan Mesin
  • Overall Equipment Effectiveness (OEE)
  • Identifikasi Enam Kerugian Besar (Six Big Losses)
  • Mengukur Overall Equipment Effectiveness (OEE)
  • Strategi Mendeteksi Penyimpangan
  • Penerapan Perawatan Mandiri (Autonomous Maintenance)
  • Penerapan Perawatan Terencana (Planned Maintenance)
  • Analisis MTBF dan Analisis MTTR
  • Penerapan Kaizen Maintenance
  • Penerapan Maintenance Safety Program
  • Penerapan Maintenance Skills Training
  • Penerapan Quality Maintenance
  • 4 Langkah Menuju Zero Breakdown

Tujuan Preventive Maintenance

  • Memperpanjang umur produktif asset dengan mendeteksi bahwa sebuah asset memiliki titik kritis penggunaan (critical wear point) dan mungkin akan mengalami kerusakan.
  • Melakukan inspeksi secara efektif dan menjaga supaya kondisi peralatan selalu dalam keadaan sehat.
  • Mengeliminir kerusakan peralatan dan hasil produksi yang cacat serta meningkatkan ketahanan mesin dan kemampuan proses
  • Mengurangi waktu yang terbuang pada kerusakan peralatan dengan membuat aktivitas pemeliharan peralatan
  • Menjaga biaya produksi seminimal mungkin.

MATERI PELATIHAN

  1. Maintenance Management Fundamental
  2. Preventive Maintenance System
  3. Maintenance Planning & Scheduling
  4. Developed Preventive Maintenance System
  5. Predictive & Visual Maintenance
  6. Spare Part Management
  7. Maintenance Skills Development
  8. Strategi Penerapan TPM di perusahaan
  9. Evaluasi dan feedback
Sektor yang membutuhkan :
  • BUMN , BUMD
  • Rumah Sakit
  • Sektor Konstruksi
  • Industri semua bidang
  • Jasa Logistik Transportasi
  • Tambang , Laut
  • Pelabuhan ,Perkapalan
  • Building
  • Dll
METODE TRAINING TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE
  • Ceramah / Presentasi,
  • Diskusi
  • Latihan dan studi kasus
  • Quiz/Games
SASARAN PESERTA

Yang perlu menghadiri training total productive maintenance adalah

  • Director
  • General Manager
  • Chief
  • Manajer Produksi,
  • Manajer Perawatan,
  • Supervisor/foreman,
  • team leader,
  • section head dan
  • department lain terkait dengan perawatan.

Waktu

4
Pertemuan
Online

18 - 21
Oktober
2022

18:30

21:00 WIB

Biaya

PROMO

Harga Normal

Rp. 2.750.000,-

Harga Promo

Rp. 495.000,-
Daftar Sekarang
  • Fasilitas :
  • Mengikuti 4 Sesi Pelatihan
  • Materi Pelatihan
  • Rekaman Kegiatan
  • E - sertifikat
  • Doorprize menarik

Raih kesempatan Memenangkan Doorprize/QUIZ Berhadiah

Image Description
  • Hadiah QUIZ (pada saat acara) : Voucer Pelatihan Senilai Rp. 900.000,-
  • Hadiah Utama (30 Desember 2022) : 1 Unit Sepeda Motor NMAX, Uang Tunai Rp. 10.000.000,-

Daftarkan Diri Anda Sekarang

Harga Normal
Rp. 2.000.000,-
Harga Promo
Rp. 495,000,-
Email
Nama Lengkap Serta Gelar
No.Handphone
Instansi
Alamat


Pilih keikut sertaan


Nama Bank
Nomor Rekening
Atas Nama

Penyelenggara Kegiatan

Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) merupakan lembaga Diklat resmi yang berdiri sejak tahun 2005, dan telah Terakreditasi A Oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) – RI, untuk kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Pengadaan dan Sertifikasi Barang/ Jasa pemerintah. Saat ini telah memiliki Alumni sebanyak 1.300.580 orang, yang tersebar di seluruh Indonesia, LPKN juga telah medapatkan 2 Rekor MURI, dalam penyelenggaraan Webinar dengan jumlah Peserta lebih dari 100.000 orang.

Kunjungi Juga Website www.LPKN.id
Elsyn : 08111193536

Pengunjung Online : 9

Pengunjung Hari ini : 15

Total Pengunjung : 241